Tampaknya negeri kita masih punya hoki dalam kompetisi pemrograman. Kendati seringkali nama-nama harum yang melanglang di manca negara untuk pemrograman belum dapat sama sohornya seperti Peter Pan di negeri jiran dan di kandang sendiri, inilah pertaruhan penting dunia TI kita yang masih sporadis.

Felix Halim yang membocorkan di Teknologia: Sindunata Sudarmaji memenangi TopCoder Open 2006 di bagian pengembangan (development), yang disebutkan pada berita situs Web mereka bertanggal 5 Mei lalu. Cerita lengkap tentang proses kemenangan Sindunata disebut dengan rinci di halaman ringkasan Final Pengembangan Komponen (Component Development Finals).

Foto Sindu di 'banner' Top Coder

Ulasan Felix di Teknologia menjelaskan bahwa TopCoder seharusnya lebih bergengsi dibanding Google Code Jam misalnya karena bukan semata-mata kompetisi pemrograman ala yadda yadda, atau bukan pemrograman yang “biasa-biasa saja”. Felix juga menyarankan jika hendak sukses di Google Code Jam sebaiknya ikuti saja Single Round Match di TopCoder.

Apapun: inilah prestasi yang membanggakan. Kian banyak peserta kompetisi pemrograman internasional dari negeri kita akan baik adanya, tidak perlu terlalu khawatir dengan berhasil atau gagal di tengah jalan dulu.

Jika pers TI dalam negeri sudah mulai tergerak memberitakan prestasi di Google Code Jam lalu, bagaimana dengan apresiasi pemerintah dan masyarakat kali ini?

Selamat untuk Sindunata!

diambil dari blog #direktif